Rabu, 27 Desember 2017

MENGENAL TURAP DAN TEKNIKNYA.

TURAP atau sering juga disebut siring atau siringan, adalah dinding yang difungsikan untuk menahan mekanika tanah. Seperti diketahui, tanah memiliki pergerakan baik itu pergerakan akibat beban dari gaya gravitasi atau pergerakan karena struktur tanah yang dipengaruhi oleh air tanah atau pergerakan lapisan bawah bumi.
Pergerakan tanah ini merupakan gejala alam yang wajar, dalam ilmu tanah disebut juga tanah memiliki sifat mekanika. dan dalam ilmu Sipil & Kontruksi, bisa disiasati dengan pemanfaatn teknik dinding Penahanan Tanah. Selain karena alas an mekanika tanah, turap juga sering digunakan untuk leveling permukaan tanah yang diinginkan.

Pemanfaatan Penahan tanah untuk menagani Sliding atau longsor
Gambar berikut menjelaskan, bahwa Turap diharapkan mampu menahan beban tanah yang berpotensi Sliding atau longsor, sisa lahan setelah di turap pun bisa dimanfaatkan kembali tanpa takut resiko celaka akibat longsor.

Pemanfaatan Penahan tanah untuk leveling tanah
Sedangkan gambar yang berikut menjelaskan dimana turap dapat dimanfaatkan untuk leveling atau meninggikan permukaan tanah. Ketika tanah yang kurang tinggi tidak bisa dimanfaatkan untuk aktivitas manusia, turap dapat di hadirkan untuk membuat nilai lebih dari sebidang tanah.
Bagian yang harus terdapat dalam Turap antara lain:
PONDASI TELAPAK: bahan utama adalah beton bertulang, fungsi dari pondasi telapak atau Pile Cap ini adalah sebagai struktur penguat dari turap. Perlu diingat, tugas utama turap ini adalah menahan beban tanah agar tidak sliding, jadi penahan ini harus lebih kuat dari tanahnya. Alangkah lucunya apabila penahan beban tanah justru malah tidak kuat menahan beban dirinya sendiri.

KOLOM: Bahan utamanya adalah beton bertulang, fungsi dari kolom ini adalah sebagai pemegang susunan turap, kolom juga sebagai penumpu dari Sloof dan Ring Beam yang membentuk jalinan struktur yang akan bekerja bersama menumpu kekuatan.

SLOOF: Bahan utamanya adalah beton bertulang. Fungsi dari Sloof ini adalah sebagai penahan atau tumpuan beban turap sekaligus penghubung antar kolom kekolom lain.

RING BEAM: Bahan utamanya adalah beton bertulang. Fungsi dari Ring Beam atau balok cincin  ini adalah sebagai penahan atau tumpuan beban turap sekaligus penghubung antar kolom kekolom lain. Perbedaan dari Sloof adalah Ring ini letaknya tidak di dasar melainkan di tenga atau di ujung turap.
Ring ini juga berfungsi mereduksi jumlah beban yang dihasilkan oleh susunan bahan turap, memisah-misah mereka per zona, jadi beban struktur di bawahnya terkurangi dengan adanya Ring Beam ini.

TURAP:   Bahan utama dari turap ini bermacam-macam, tergantung dari ciri khas material di tiap daerah.
Batu padas, batu kali, batu gunung, Beton, Batu bata, atau bisa juga Kayu keras sering dipakai untuk bahan utama struktur turap. Bahkan untuk penanggulangan kondisi darurat, turap sering diganti oleh pasir yang tempatkan di karung-karung, sekedar menahan sementara.

Pipa Penyaluran Air Tanah: Tanah yang lembab sehabis hujan akan menyimpan air lebih banyak dari ketika kering. Air yang diserap dalam tanah inilah yang bisa mempercepat proses sliding tanah. Agar tidak menimbulkan potensi tekanan, air ini harus diarahkan ke luar dari tanah secepatnya, untuk itu turap harus diberi lubang-lubang untuk menyalurkan air tanah keluar dari tanah.

PANCANG: Untuk kasus-kasus tertentu, pemakaian pancang untuk memperkuat Turap sangat disarankan, terutama untuk area-area yang benar-benar berpotensi tinggi terhadap sliding dan amblas. Pancang ini berfungsi antara lain untuk: menyalurkan beban ke tanah yang lebih keras di lapisan dalam tanah dan menambah gaya gesek (friksi) terhadap tanah sehingga struktur turap lebih kuat. PErlu atau tidaknya pancang harus ditentukan oleh expert atau ahlinya, setelah sebelumnya, area diselidiki dengan penelitian Daya Dukung Tanah (Sondir test) untuk mengetahui nilai kekuatan dari tanah di area yang akan diturap. 
Section View Turap


Isometric View Turap

Demikianlah sekilas info tentang Turap, apabila belum sempurna, mohon dimaklumi karena kami adalah pelaksana lapangan, teori-teori yang kami pakai adalah teori yang lazim dilaksanakan di lapangan. Apabila diantara anda disekitar Kalimantan Timur dan sekitarnya yang membutuhkan Penurapan, jangan segan-segan menghubungi kami.



HARGA
Untuk tahun 2018 ini, kisaran harga Turap dengan bahan utama batu gunung adalah berkisar Rp 1.500.000 per M3 (Kubik) bahan jadi. Sudah termasuk struktur beton bertulang standar (untuk struktur yang tidak rumit). Tentunya apabila ada hal-hal lain yang menimbulkan kenaikan harga, seperti jarak, kesulitan medan, tingkat kualitas bahan dan lain-lain, akan kami tentukan setelah survey lokasi.
Sedangkan untuk jasa / upah pekerja, berkisar di Rp. 600.000 per M3 (Kubik) bahan jadi.

Nah bagi yang ingin menghubungi kami, call aja
081255095604
0816207441


Tidak ada komentar:

Posting Komentar