MENGENAL TURAP DAN TEKNIKNYA.
TURAP atau sering juga disebut siring atau siringan, adalah
dinding yang difungsikan untuk menahan mekanika tanah. Seperti diketahui, tanah
memiliki pergerakan baik itu pergerakan akibat beban dari gaya gravitasi atau
pergerakan karena struktur tanah yang dipengaruhi oleh air tanah atau
pergerakan lapisan bawah bumi.
Pergerakan tanah ini merupakan gejala alam yang wajar, dalam
ilmu tanah disebut juga tanah memiliki sifat mekanika. dan dalam ilmu Sipil
& Kontruksi, bisa disiasati dengan pemanfaatn teknik dinding Penahanan
Tanah. Selain karena alas an mekanika tanah, turap juga sering digunakan untuk
leveling permukaan tanah yang diinginkan.
Pemanfaatan Penahan
tanah untuk menagani Sliding atau longsor
Gambar berikut menjelaskan, bahwa Turap diharapkan mampu
menahan beban tanah yang berpotensi Sliding atau longsor, sisa lahan setelah di
turap pun bisa dimanfaatkan kembali tanpa takut resiko celaka akibat longsor.
Pemanfaatan Penahan
tanah untuk leveling tanah
Sedangkan gambar yang berikut menjelaskan dimana turap dapat
dimanfaatkan untuk leveling atau meninggikan permukaan tanah. Ketika tanah yang
kurang tinggi tidak bisa dimanfaatkan untuk aktivitas manusia, turap dapat di
hadirkan untuk membuat nilai lebih dari sebidang tanah.
Bagian yang harus terdapat dalam Turap antara lain:
PONDASI TELAPAK: bahan utama adalah beton bertulang, fungsi
dari pondasi telapak atau Pile Cap ini adalah sebagai struktur penguat dari
turap. Perlu diingat, tugas utama turap ini adalah menahan beban tanah agar
tidak sliding, jadi penahan ini harus lebih kuat dari tanahnya. Alangkah
lucunya apabila penahan beban tanah justru malah tidak kuat menahan beban
dirinya sendiri.
KOLOM: Bahan utamanya adalah beton bertulang, fungsi dari
kolom ini adalah sebagai pemegang susunan turap, kolom juga sebagai penumpu
dari Sloof dan Ring Beam yang membentuk jalinan struktur yang akan bekerja
bersama menumpu kekuatan.
SLOOF: Bahan utamanya adalah beton bertulang. Fungsi dari
Sloof ini adalah sebagai penahan atau tumpuan beban turap sekaligus penghubung
antar kolom kekolom lain.
RING BEAM: Bahan utamanya adalah beton bertulang. Fungsi
dari Ring Beam atau balok cincin ini
adalah sebagai penahan atau tumpuan beban turap sekaligus penghubung antar
kolom kekolom lain. Perbedaan dari Sloof adalah Ring ini letaknya tidak di
dasar melainkan di tenga atau di ujung turap.
Ring ini juga berfungsi mereduksi jumlah beban yang
dihasilkan oleh susunan bahan turap, memisah-misah mereka per zona, jadi beban
struktur di bawahnya terkurangi dengan adanya Ring Beam ini.
TURAP: Bahan utama dari turap ini bermacam-macam,
tergantung dari ciri khas material di tiap daerah.
Batu padas, batu kali, batu gunung, Beton, Batu bata, atau
bisa juga Kayu keras sering dipakai untuk bahan utama struktur turap. Bahkan
untuk penanggulangan kondisi darurat, turap sering diganti oleh pasir yang
tempatkan di karung-karung, sekedar menahan sementara.
Pipa Penyaluran Air Tanah: Tanah
yang lembab sehabis hujan akan menyimpan air lebih banyak dari ketika kering.
Air yang diserap dalam tanah inilah yang bisa mempercepat proses sliding tanah.
Agar tidak menimbulkan potensi tekanan, air ini harus diarahkan ke luar dari tanah
secepatnya, untuk itu turap harus diberi lubang-lubang untuk menyalurkan air
tanah keluar dari tanah.
PANCANG: Untuk kasus-kasus
tertentu, pemakaian pancang untuk memperkuat Turap sangat disarankan, terutama
untuk area-area yang benar-benar berpotensi tinggi terhadap sliding dan amblas.
Pancang ini berfungsi antara lain untuk: menyalurkan beban ke tanah yang lebih
keras di lapisan dalam tanah dan menambah gaya gesek (friksi) terhadap tanah
sehingga struktur turap lebih kuat. PErlu atau tidaknya pancang harus
ditentukan oleh expert atau ahlinya, setelah sebelumnya, area diselidiki dengan
penelitian Daya Dukung Tanah (Sondir test) untuk mengetahui nilai kekuatan dari
tanah di area yang akan diturap.
![]() |
Section View Turap
|
Isometric View Turap
HARGA
Untuk tahun 2018 ini, kisaran harga
Turap dengan bahan utama batu gunung adalah berkisar Rp 1.500.000 per M3
(Kubik) bahan jadi. Sudah termasuk struktur beton bertulang standar (untuk struktur
yang tidak rumit). Tentunya apabila ada hal-hal lain yang menimbulkan kenaikan
harga, seperti jarak, kesulitan medan, tingkat kualitas bahan dan lain-lain,
akan kami tentukan setelah survey lokasi.
Sedangkan untuk jasa / upah
pekerja, berkisar di Rp. 600.000 per M3 (Kubik) bahan jadi.
Nah bagi yang ingin menghubungi kami, call aja
081255095604
0816207441










